Perempuan Mama Muda Toge Yang Menyusui Di Rumah Koyoi Konan Indo18 Link — Kakak

Sebelum mengangkat tubuhnya, Toge menutup mata dan menghembuskan napas panjang, seolah mengundang rasa damai yang belum pernah ia rasakan sejak melahirkan. Ia menyentuh perutnya dengan lembut, merasakan detak jantung kecil yang masih berdegup di dalamnya, dan mengingat kembali hari‑hari pertama kali ia menyusui. Rasa cemas yang dulu menguasai hatinya perlahan melunak, digantikan oleh rasa bangga yang mengalir.

Ketika ia menatap cermin kecil yang berada di dinding dekat jendela, ia melihat bayangan diri yang berbeda. Wajahnya masih memancarkan kesegaran dan keberanian; mata hitamnya bersinar penuh harapan. Namun di sana juga terlihat bekas-bekas kantong susu yang masih mengembang, menandakan betapa tubuhnya telah menyesuaikan diri dengan peran barunya. Toge tersenyum pada diri sendiri—senyum yang tulus, bukan sekadar menutupi rasa tidak aman. Ketika ia menatap cermin kecil yang berada di

Raka duduk di sampingnya, meletakkan cangkir teh di meja. Kedua tangan mereka bersentuhan, seakan mengikat rasa kebersamaan yang sudah terjalin sejak mereka menikah. Toge menatap mata Raka, melihat kehangatan yang tak lekang oleh waktu. Toge tersenyum pada diri sendiri—senyum yang tulus, bukan